Moms, dirumah pake alat sterilizer yang mana? 

Agar benar-benar bersih atau steril, botol susu bayi dapat direbus terlebih dulu. Namun sterilisasi botol susu bayi juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat sterilizer. Bahkan kini kita bisa menemukan berbagai jenis alat sterlizer untuk botol susu bayi di pasaran, Moms. Ada steam sterilizer, electric sterilizer, microwave sterlizer hingga UV sterilizer.

Mana yang lebih baik? Untuk membantu Anda membuat keputusan, kami merangkum plus minus masing-masing jenis sterilizer botol susu bayi di sini:

1. Steam Sterilizer

Kelebihan:
Steam sterilizer paling mudah ditemukan di pasar Indonesia, alat ini mirip dengan perebusan atau kukusan biasa. Prosesnya menggunakan uap panas untuk membunuh mikroba berbahaya. Jadi bila sebelumnya sudah terbiasa merebus botol, sterilizer jenis ini akan terasa tidak asing digunakan.
Kekurangan:
 
 
Alat ini membutuhkan waktu cukup lama untuk sterilisasi, yakni kurang lebih 30 menit. Setelah sterilisasi selesai, botol juga tidak bisa langsung digunakan karena akan ada uap air yang menempel dan harus dikeringkan lebih dulu.
 
 
Karena itu waspada ya Moms, jangan sampai lap yang Anda gunakan untuk mengeringkan uap air justru membawa kuman! Sementara bila botol tidak segera dilap, botol mungkin jadi berbau.
 
2. Electric Sterilizer
Kelebihan:
Alat sterilisasi botol susu bayi jenis ini juga praktis digunakan. Seperti sterilisasi steam, mereka menggunakan uap untuk membunuh mikroorganisme. Selain itu, menggunakan alat ini, tidak menyebabkan botol susu bayi Anda cepat rusak.
 
 
Kekurangan:
Alat sterilisasi listrik umumnya lebih mahal dan ukurannya besar. Tak hanya itu, kapasitas listrik yang digunakan pun cukup besar, sehingga sebaiknya pertimbangkan lagi sebelum membelinya.
4 Jenis Alat Sterilizer Botol Susu Bayi, Mana yang Lebih Baik?  (2)
 
3. UV Sterilizer
Kelebihan:
Teknologi ini dikenal bisa membunuh virus, jamur, dan bakteri yang ada di dalam botol susu bayi. Alat ini ringan, mudah dibawa dan bisa mensterilkan peralatan bayi dalam waktu kurang dari 3 menit saja!
 
 
Kekurangan:
Umumnya berukuran kecil atau tidak sebesar jenis sterilizer yang lain. Jika ingin kapasitas yang lebih besar, kita harus merogoh kantong lumayan dalam, Sterilizer jenis ini juga lebih sulit ditemukan di pasaran dibanding dengan jenis lainnya.
 
4. Microwave
Kelebihan:
Penggunaan microwave untuk mensterilisasi botol susu bayi praktis dan hemat waktu. Karena prosesnya cepat dan setelahnya botol tidak perlu dikeringkan lagi. Metode ini juga tidak merusak peralatan makan secepat ketika Anda merebus peralatan botol susu bayi.
 
Kekurangan:
Kita perlu cermat menggunakannya, terutama dalam hal mengatur daya pada alat. Selain itu tidak semua botol dapat disterilisasi dengan alat ini. Bila tidak kuat dengan dayanya, botol bisa meleleh! Jadi pastikan, botol susu bayi Anda memiliki tulisan ‘microwave safe’.
 
 
Ketika mensterilisasi botol susu bayi, kita juga perlu menjauhkan benda logam dari sekitarnya. Kenapa? Karena gelombang mikro dapat masuk ke logam dan menyebabkan percikan api juga
 
Jadi sekarang moms udah tau kan kelebihan dan kekurangan sterilisasi yang beraneka ragam tersebut. 
 
Buat moms yang padat aktifitas dan mebutuhkan partner untuk menjaga sikecil dirumah, gak perlu bingung ya. Sekarang sudah hadir Premium Nanny, pengasuh anak di era modern yang kompeten dan professional.
Dan pastinya bisa diandalkan setiap hari.