Kenapa mainan anak harus
diberikan sesuai dengan usianya, moms?

Memberikan mainan untuk anak sah sah saja, mungkin ia bisa memainkannya, tetapi tidak mendapatkan ilmu atau pengetahuan baru untuk mengasah kemampuannya.

Oleh karena itu perlu dipertimbangkan apakah mainan tersebut dapat mengasah kemampuan kognitif maupun motorik si kecil. Dan yang yang juga penting apakah mainan tersebut aman untuk dimainkan di usianya.

Ada beberapa fase perkembangan penting dalam usia anak yang perlu kita jadikan sebagai bahan pertimbangan saat memilih mainan yang tepat untuk anak kita. Fase-fase tersebut antara lain :

Usia 0-6 bulan

Pada usia ini fungsi pendengaran dan penglihatan bayi mulai berkembang. Pada fase ini bayi mulai menyukai melihat dan mengikuti gerak benda. Ia juga akan berpaling jika mendengar suara di dekatnya dan dapat menggenggam dan mulai meraih mainan. Pada usia ini, permainan dengan warna yang mencolok akan menarik bagi bayi dan dapat membantu bayi mengembangkan penglihatannya. Selain itu mainan yang memiliki bunyi yang dapat dipegangnya seperti icik-icik, akan menarik baginya.

Usia 7-12 bulan

Bayi yang lebih besar kemampuan motor kasarnya mulai lebih berkembang. Ia mulai senang bergerak seperti rolling, duduk, merangkak, dan berdiri. Ia juga sudah mulai mengerti jika namanya dipanggil dan mengerti beberapa kata yang sering didengarnya, serta dapat menunjuk bagian tubuh. Ia juga senang mencari benda yang disembunyikan, menaruh, dan mengambil benda dari tempatnya. Beberapa mainan yang dapat diberikan pada usia ini antara lain boneka, mainan mobil dari plastik untuk membantunya bermain pura-pura. Untuk permainan mengambil dan menaruh benda dapat diberikan cangkir atau mangkuk yang berisi biskuit atau cereal. Bola, dan mainan kubus juga dapat diperkenalkan pada bayi.

Usia 1-2 tahun

Pada usia 1 tahun biasanya anak sudah dapat berdiri, dan mulai berjalan. Pada usia ini anak juga mulai belajar naik tangga dan mulai mengucapkan kata berarti, serta bermain dengan anak lain. Permainan yang cocok untuk usia ini antara lain buku cerita bergambar, musik dan lagu, alat gambar yang aman seperi crayon, kertas besar, dan pensil warna. Permainan pura-pura juga menarik untuk usia ini seperti telepon, boneka dan strollerdress-up accessories, binatang dari plastik dan juga puzzle atau peg boards.

Usia 2 tahun

Pada usia 2 tahun anak sudah berkembang kemampuan bahasanya. Ia sudah dapat merangkai 2 kata, menyampaikan keinginannya secara verbal sederhana. Secara fisik anak juga mulai menyukai kegiatan fisik yang lebih beragam seperti melompat, memanjat, dan bergelantungan. Kemampuan motor halus juga mulai lebih baik. Berbagai permainan dapat meningkatkan keterampilan anak 2 tahun seperti puzzle, lego, yang memiliki berbagai bentuk dan warna. Set konstruksi, alat transport, furniture, boneka dan asesoris serta permainan pasir atau air juga menarik bagi anak.

Usia 3-6 tahun

 

 

 

 

 

Pada usia ini, anak memiliki kemampuan bahasa lebih baik. Anak banyak bertanya dan berbicara. Mereka juga senang bermain dengan anak lain dan tidak senang menerima kekalahan. Anak sudah dapat bermain permainan yang membutuhkan aturan khusus seperti bermain bergiliran. Anak juga mulai menyukai permainan di alam karena mereka memiliki kemampuan motor kasar yang lebih baik. Berbagai mainan tersedia untuk anak usia ini, seperti puzzle, kubus, lego, dan permainan lain yang meningkatkan keterampilan membuat bentuk khusus. Selain itu, board games seperti permainan ular tangga, halma, atau kartu dapat menjadi sarana anak bermain dengan aturan khusus dan giliran. Permainan pura seperti set konstruksi, set transportasi atau boneka akan merangsang imajinasinya. Penggunaan warna dengan krayon atau pensil warna juga dapat melatih kemampuan motor halusnya. Di samping itu, permainan outdoor dengan menggunakan alat atau mainan yang lebih bervariasi juga diminati seperti sepeda, bola, dan lainnya.

Usia sekolah

Permainan yang cocok untuk anak usia sekolah adalah permainan yang merangsang kemampuan peran, ketangkasan, dan kreativitas pada anak. Permainan board games dapat yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi seperti monopoli, scrabble, catur dan lainnya. Selain itu berbagai jenis mainan outdoor juga cocok untuk mereka seperti sepeda, skateboard, dan lainnya.

Berbagai permainan tradisional juga bermanfaat bagi anak. Permainan tradisional seperti engklek, layangan, ular naga dan lompat tali, serta permainan indoor tradisional seperti congklak, bola bekel dan lainnya dapat menjadi pilihan bagi orangtua.

Kesibukan membuat moms tidak dapat sepanjang hari bermain bersama anak? Tenang biar Premium Nanny yang nemenin bermain dan pastinya merawat si kecil saat Moms padat aktifitas.

Premium Nanny satu satunya pengasuh anak yang discreening ketat melalui background check dan training secara intensif dalam hal mengasuh anak secara professional.

So, gak perlu khawatir lagi
Premium Nanny siap siaga setiap hari
di samping Si Kecil. Anak bermain ceria, aktifitas moms tetap berjalan lancar setiap hari pastinya tanpa rasa khawatir.
.